Press Release

PT Dayamitra Telekomunikasi (Mitratel) melaksanakan Kick off Siaga Natal tahun 2018 dan Tahun Baru 2019 (NARU) tanggal 4 Desember 2018. Hal ini bertujuan untuk menjaga keandalan infrastruktur telekomunikasi selama periode Natal dan Tahun Baru. Mitratel menyiagakan 1.377 personil satuan tugas yang tersebar di seluruh tanah air dan akan siaga selama 24 jam untuk memastikan jaringan telekomunikasi siap dimanfaatkan oleh masyarakat di seluruh Indonesia. Acara Kick Off yang diselenggarakan di Ruang Monte Carlo, lantai 27 Telkom Landmark Tower dipimpin langsung oleh Direktur Utama Mitratel Herlan Wijanarko (HWO). Acara ini juga dihadiri oleh seluruh Direksi dan Senior Leader Mitratel serta diikuti oleh seluruh Area melalui Video Conference. Dalam arahannya HWO menyampaikan bahwa Siaga Natal dan Tahun Baru adalah momentum strategis bagi Telkom Group untukmemberikan Customer Experience yang excellent khususnya para customer yang merayakan Natal dan liburan Tahun Baru 2019. Seluruh BoD Telkom Group dan Anak Perusahaan terlibat aktif dalam pelaksanaannya, sehingga seluruh Senior Leader Mitratel beserta jajarannya juga wajib concern untuk mensukseskan kegiatan ini. Para GM Area harus benar-benar menguasai areanya. Check dan recheck segala hal yang terkait sehingga apabila ada kendala dapat langsung memberikan respon secara proper. Siapkan prosedur eskalasi yang simple dan cepat.

Event

Tanggal 23 Oktober 2018 ini Mitratel resmi berusia 10 tahun. Perayaan ulang tahun kali ini dirayakan dengan sederhana. Mitratel menggelar syukuran kecil-kecilan di Kantor Pusat untuk merayakan satu dasawarsa berkecimpung di bidang pengelolaan menara telekomunikasi. Syukuran dengan pemotongan tumpeng dihadiri oleh CEO WIB Abdus Somad Arief (ASA), Dewan Komisaris, "Senior Leader" dan "Direksi Anak Perusahaan CFU WIB" serta "Management Mitratel". Dalam sambutannya Direktur Utama Mitratel Herlan Wijanarko memaparkan tentang journey Mitratel yang dimulai dari perusahaan bernama PT Dayamitra Malindo yang didirikan pada tahun 1995 di Kalimantan. Pada tahun 1997 berganti nama menjadi PT Dayamitra Telekomunikasi dan diakuisisi sepenuhnya oleh Telkom Indonesia pada tahun 2004. Pada tanggal 23 Oktober 2008, Telkom menetapkan bisnis tower sebagai main vehicle Mitratel dan menjadi tonggak sejarah berdirinya Mitratel sebagai perusahaan yang bergerak di bidang menara telekomunikasi. Herlan juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh stake holder Perusahaan atas pencapaian selama 10 tahun terakhir. Acara syukuran ditutup dengan pemotongan kue ulang tahun dan ramah tamah jajaran Management Mitratel dengan tamu undangan.

Did You Know?

PT Dayamitra Telekomunikasi atau disingkat Mitratel, merupakan anak perusahaan PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk yang bergerak di bidang infrastruktur telekomunikasi. Didirikan pada 18 Oktober 1995 yang pada awalnya diberi nama PT. Dayamitra Malindo merupakan mitra KSO Telkom untuk menyelenggarakan kegiatan telekomunikasi di wilayah Kalimantan. Pada tanggal 28 Agustus 1997 berganti nama menjadi PT. Dayamitra Telekomunikasi setelah saham yang dimiliki PT. Telkom Malaysia dibeli oleh Cable & Wireless, Plc. Dalam perkembangannya saham Mitratel yang semula dimiliki oleh beberapa perusahaan swasta nasional dan asing, namun sejak 14 Desember 2004 seluruh saham Mitratel dibeli dan dimiliki oleh PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk atau disingkat dengan Telkom. Dengan berbekal pengalaman yang dimiliki dalam membangun dan mengelola infrastruktur telekomunikasi di Kalimantan, pada tahun 2007 Telkom selaku induk perusahaan memberikan ijin kepada Mitratel untuk masuk dalam bisnis pengelolaan menara telekomunikasi yang berskala nasional. Berbekal ijin tersebut Mitratel mulai mentransformasikan bisnisnya dengan memasuki bisnis penyediaan infrastruktur telekomunikasi

M-Tower is Growing